Asahan, Anambasnews.com – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Sungai Asahan 2026 yang berlangsung di Dusun I, Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan. Festival ini menjadi momentum penting untuk mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersihan, kelestarian, dan keasrian Sungai Asahan, sekaligus mendorong pengembangan sungai sebagai destinasi wisata dan penggerak ekonomi kreatif masyarakat.
Turut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Sigit Riyanto, M.Tr.Opsla., CTMP., CRMP., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan Joko Panjaitan, S.H., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Aripay Tambunan, perwakilan Danyon 126/KC, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Asahan, panitia, konten kreator, serta masyarakat luas.
Ketua Panitia, Adi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Festival ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan bersama dalam upaya menjaga dan melestarikan aliran Sungai Asahan. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan serta kelestarian sungai. Semoga festival ini terus dilaksanakan setiap tahun dengan mengembangkan potensi lokal di bidang ekonomi kreatif, kebudayaan, dan pariwisata,” ujarnya.
Selain itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Aripay Tambunan, turut mengapresiasi pelaksanaan festival. “Kegiatan ini penting sebagai momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa sungai adalah bagian penting dalam kehidupan. Festival Sungai Asahan merupakan kegiatan positif untuk mengajak masyarakat menjaga sungai agar tetap bersih, asri, dan terpelihara. Saya berharap festival ini menjadi agenda rutin dan sarana memperkenalkan Sungai Asahan sebagai destinasi wisata di Kabupaten Asahan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Taufik Zainal Abidin menjelaskan betapa pentingnya keberadaan Sungai Asahan bagi masyarakat.
“Sungai Asahan bersumber dari Danau Toba dan memiliki jejak sejarah panjang. Sungai ini memberikan manfaat sebagai sumber mata pencaharian, termasuk tempat masyarakat mencari ikan. Selain nilai sosial dan ekonomi, Sungai Asahan juga mendukung sektor energi melalui PLTA Asahan 1, 2, dan 3,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Asahan. Sebagai tindak nyata pelestarian lingkungan, Forkopimda bersama perusahaan melakukan penanaman bibit pohon di pinggiran sungai, meliputi jenis durian, mahoni, dan ketapang. Selain itu, juga dilakukan penebaran benih ikan baung, gurame, nila, dan ikan jurung ke Sungai Asahan guna menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan sumber daya perikanan.
Ia menambahkan, Festival Sungai Asahan 2026 dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan kegiatan menarik, Lomba Dayung dan Final Lomba Dayung, Lomba Memancing, Lomba Menari dan Bernyanyi, Fashion Show dan Lomba Memasak.
Ia berharap, Festival ini dapat menyatukan berbagai aspek pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, kebudayaan, pariwisata, olahraga, hingga ekonomi kreatif. Secara keseluruhan, pelaksanaan Festival Sungai Asahan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(*Haris)













