Bintan

Rofik Rubah BUMD Bintan dari Merugi Rp5 Miliar Kini Untung Rp390 Juta 

27
×

Rofik Rubah BUMD Bintan dari Merugi Rp5 Miliar Kini Untung Rp390 Juta 

Sebarkan artikel ini
Mukhamad Rofik Direktur PT. Bintan Inti Sukses (Perseroda) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bintan (Foto: Ist)

 

2 Tahun 4 Bulan Naikkan Ekuitas dari Rp13,7 Miliar Menjadi Rp. 19,1 Miliar

BINTAN, Anambasnews.com – Mukhamad Rofik Direktur PT. Bintan Inti Sukses (Perseroda) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bintan yang menjabat dari akhir Januari 2024 pada kondisi merugi Rp 5 miliar, dalam waktu 2 tahun 4 bulan kerugian tersebut sudah tertutupi, bahkan sudah dalam kondisi untung Rp. 390 juta pada akhir Mei.

Awal menjabat jumlah ekuitasnya Rp. 13,7 miliar artinya minus Rp. 5 miliar dari modal awal perusahaan Rp. 18,7 miliar. Pada tahun 2024 mencetak laba bersih Rp. 2,35 miliar yang diaudit oleh auditor independen Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini wajar, lalu tahun 2025 laba bersihnya Rp. 2,48 miliar yang didudit oleh Kantor Akuntan Publik Irfan Abdulrahman Hasan Salipu & Darmawan dengan opini wajar . Sampai akhir Mei laba bersihnya Rp. 562 juta. Sehingga dalam waktu 2 tahun 4 bulan mencetak laba bersih dengan total Rp. 5,39 miliar.

“Yang awalnya ekuitas Rp. 13,7 miliar saat ini menjadi Rp. 19,1 miliar karena ditambah laba bersih Rp. 5,39 miliar yang dihasilkan dalam 2 tahun 4 bulan. Apabila dikurangkan dengan modal awal Rp. 18,7 miliar, saat ini mencatat untung Rp. 390 juta,” kata Rofik, di Toapaya, Rabu (10/6/2026).

Ia yakin, sampai akhir tahun mampu mencetak laba bersih Rp. 1,2 miliar. Optimis dapat menyetorkan deviden kepada pemegang saham Rp. 1 miliar.

“Mulai awal tahun 2027 PT. BIS BUMD Bintan diharapkan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa deviden Rp. 1 miliar berasal dari laba bersih tahun 2026. Dan setiap tahunnya semoga meningkat terus,” harap Rofik yang selama 19 tahun berkecimpung dalam dunia industri yang berbeda-beda mulai dari Santan Kara, pariwisata di Lagoi, serta media massa dan penyewaan aset serta pengelolaan pasar.

Ia menjelaskan, capaian ini berkat dukungan pemegang saham yaitu Bupati Bintan, Sekretaris Daerah (Sekda), Kabag Ekonomi selaku Pembina, bimbingan dan arahan Komisaris, Inspektorat Kabupaten Bintan, serta pendampingan Kejaksaan Negeri Bintan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam, serta berbagai pihak yang tidak dapat disebutkannya satu persatu.

“Dan yang menjadi kunci adalah kekompakan karyawan,” sebutnya.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *