Bintan

Resmikan Kantor MWC-NU Gunung Kijang, Bupati Roby: Satu-satunya Gedung Permanen di Bintan

10
×

Resmikan Kantor MWC-NU Gunung Kijang, Bupati Roby: Satu-satunya Gedung Permanen di Bintan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bintan Roby Kurniawan Resmikan Kantor MWC-NU Gunung Kijang, (Foto: Diskominfo)

Bintan, Anambasnews.com – Bupati Bintan, Roby Kurniawan, meresmikan Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Kecamatan Gunung Kijang, Selasa malam (05/05/2026). Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri oleh para Alim Ulama, Kyai, pengurus PCNU, serta ratusan warga Nahdliyin.

Dalam sambutannya, Bupati Roby menyampaikan rasa syukurnya atas terwujudnya gedung yang menjadi rumah baru bagi keluarga besar NU di wilayah tersebut.

Ia menegaskan, Nahdlatul Ulama memiliki peran sangat strategis, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan nilai-nilai kebangsaan.

“NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi benteng kuat dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujar Roby.

Momen ini menjadi sejarah baru, karena kantor yang diresmikan merupakan gedung MWC-NU permanen pertama dan satu-satunya yang dimiliki di seluruh Kabupaten Bintan.

“Kita patut berbangga. Ini menjadi tonggak penting penguatan kelembagaan NU di Bumi Bintan. Kantor ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan,” tambahnya.

Bupati juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat. Pembangunan gedung ini terwujud berkat wakaf tanah dari Almarhum H. Sanrosyid serta dukungan infaq dan sumbangan para warga sejak dimulai pada tahun 2020.

“Saya berharap kantor ini menjadi wadah yang memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah, serta membawa manfaat luas bagi masyarakat,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Bintan pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif organisasi ini demi mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan doa bersama, ditutup dengan harapan agar gedung ini membawa berkah bagi umat dan generasi mendatang.(*Tio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *