Batam, Anambasnews.com – Menindaklanjuti pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 dan 28 Tahun 2025, Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi memperkuat sistem perizinan terpadu. Salah satu terobosan besarnya adalah percepatan penerbitan Persetujuan Lingkungan (PL) yang kini ditargetkan rampung hanya dalam waktu 29 hari kerja.
Sesuai regulasi baru mengenai Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) serta Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, BP Batam kini memegang kewenangan penuh atas 16 sektor strategis yang mencakup lebih dari 2.400 jenis perizinan.
Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Harry Prasetyo Utomo, menjelaskan bahwa kunci utama percepatan ini dibentuknya Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup (TUK-LH) KPBPB Batam.
Tim ini tidak hanya melibatkan internal BP Batam, tetapi juga bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam serta tenaga ahli dari kalangan akademisi.
“Tujuannya adalah memverifikasi teknis dokumen lingkungan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan meski prosesnya cepat, kualitas kajian lingkungan tetap terjaga sesuai standar,” ujar Harry, Senin (4/5/2026).
Berdasarkan Peraturan Menteri LH Nomor 22 Tahun 2025, kewenangan penerbitan PL yang sebelumnya berada di tingkat pusat atau provinsi, kini telah didelegasikan langsung ke KPBPB Batam dan Otorita IKN. Hal ini memangkas birokrasi yang selama ini dianggap panjang.
Harry menegaskan, tata kelola perizinan di Batam saat ini dirancang untuk menjadi yang paling efisien di Indonesia.
“Jika di wilayah lain prosesnya sering memakan waktu lama karena jenjang birokrasi berlapis, BP Batam berupaya memangkas durasi tersebut secara signifikan agar pelaku usaha mendapatkan kepastian hukum dan waktu,” tambahnya.
Sebagai informasi, untuk memperoleh Perizinan Berusaha, investor wajib memenuhi tiga syarat utama, yaitu Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL), Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PKKH), dan Persetujuan Lingkungan (PL).
Dengan efisiensi waktu yang ditawarkan, BP Batam optimis iklim investasi di kota ini akan semakin kompetitif dan menarik bagi investor global maupun domestik.**
Editor : Ind













