Kepri, Anambasnews.com – Kabar membanggakan datang dari kancah internasional. Tim yang dipimpin oleh Muhammad Laksamana Lukmanulhakim, siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, berhasil meraih medali emas (Gold Award) dalam ajang bergengsi Malaysia Technology Expo 2026 yang digelar pada 9–11 April 2026 di World Trade Centre Kuala Lumpur.
Penghargaan tersebut diraih dalam kategori Asian Youth Innovation Awards (Junior Category) bidang Energy & Green Technology, melalui karya inovatif bertajuk “Transforming Railway Vibrations into Clean Sustainable Transportation Infrastructure”. Inovasi ini dinilai mampu memberikan solusi energi ramah lingkungan dari getaran rel kereta api.
Informasi ini disampaikan langsung oleh sang ayah, Doli Boniara, yang mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian putranya dan tim.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Ini bukti bahwa anak daerah Kepulauan Riau mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional. Semoga ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujarnya.
Tim ini sendiri terdiri dari beberapa pelajar berbakat yang tergabung dari SMA Taruna Nusantara Malang, menunjukkan kolaborasi kuat dalam bidang riset dan teknologi. Keberhasilan meraih medali emas menjadi bukti kualitas inovasi yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara.
Muhammad Laksamana Lukmanulhakim juga diketahui merupakan putra dari Nely Huzrin, cucu dari tokoh sentral pembentukan Provinsi Kepulauan Riau, Huzrin Hood. Prestasi ini semakin menegaskan bahwa generasi muda Kepri memiliki potensi besar di kancah global.
Ajang Malaysia Technology Expo sendiri merupakan salah satu pameran inovasi terbesar di Asia yang mempertemukan peneliti, pelajar, hingga pelaku industri dari berbagai negara.
Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi, pertukaran ilmu, dan pengembangan teknologi masa depan.
Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya mengharumkan nama sekolah dan daerah, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda Kepulauan Riau untuk terus berinovasi dan berprestasi di tingkat internasional.
Berikut nama-nama tim Muhammad Laksamana, Muhammad Ibadurrahman Fawwaz, Aria Pratanggga Natawiriapriatna, Muhammad Ardha, Sheila Ghassana Ulya Pratomo, Regita Eliana Simajuntak, dan
Lidya Eirene Aritonang.(*Dani)













