Bintan

Pemkab Bintan Resmikan Dermaga ‘Mak Yong’

10
×

Pemkab Bintan Resmikan Dermaga ‘Mak Yong’

Sebarkan artikel ini
Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti Resmikan Dermaga Mak Yong, (Foto: Istimewa)

Bintan, Anambasnews.com – Dermaga (pelabuhan masyarakat) Kecamatan Mantang yang terletak di Desa Mantang Lama merupakan salah satu dermaga utama dan terbesar yang menunjang aktivitas masyarakat Mantang secara keseluruhan. Setelah dinantikan selama bertahun-tahun, usulan rehabilitasi dermaga tersebut akhirnya masuk dan mendapat skala prioritas dalam Musrenbang Kecamatan, kemudian langsung direalisasikan pada akhir tahun 2025 lalu.

“Alhamdulillah, dermaga ini telah kita resmikan dan bisa digunakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Bupati Bintan Roby Kurniawan, didampingi Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, usai pemotongan pita tanda peresmian dermaga yang diberi nama ‘Mak Yong’ ini pada Sabtu, 21/2/2026.

Dalam kunjungan yang juga bersempena dengan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan di Kecamatan Mantang ini, Roby mengungkapkan bahwa masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan di wilayah tersebut. Hal ini mencakup akses jalan lingkar, beberapa fasilitas umum lainnya, hingga Kapal Puskesmas Keliling yang mendukung layanan kesehatan masyarakat.

“Masih banyak PR lain, namun fokus utama dan prioritas kita arahkan ke perbaikan dermaga utama yang menjadi akses vital. Sudah bertahun-tahun masyarakat menantikan dermaga ini bisa dioptimalkan. Alhamdulillah bisa kita realisasikan dan semoga memberi manfaat bagi semuanya,” jelas Roby.

Dermaga kebanggaan masyarakat Mantang ini kini dilengkapi dengan gedung ruang tunggu. Fasilitas yang tersedia meliputi kursi tunggu, pagar pembatas, hingga toilet umum. Akses vital ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dalam mobilitas masyarakat setiap harinya.

Nama ‘Mak Yong’ yang melekat pada dermaga ini bukan hal asing bagi masyarakat Mantang, bahkan Kepulauan Riau dan dunia luar. Mak Yong merupakan seni teater tradisional masyarakat Melayu asli Mantang yang hingga kini tetap dilestarikan secara turun-temurun.

Namun, meskipun seni Mak Yong juga terdapat di wilayah serumpun Melayu lainnya seperti Malaysia dan Thailand bagian selatan, Mak Yong di Mantang merupakan satu-satunya yang memiliki ciri khas penggunaan topeng dan identik dengan tokoh bernama Awang.

Bupati Roby juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Mantang agar aset ini dapat dijaga dan dipelihara bersama. Harapannya, dermaga Mak Yong ini bisa memberikan manfaat jangka panjang dari generasi ke generasi.

“Pesan kami, jaga dan rawat fasilitas ini. Ini milik kita bersama dan tugas kita bersama untuk menjaganya agar bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkas Roby.(*Tio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *