BintanSosial dan Ekonomi

Investasi Jangka Panjang: GWB Bintan Lestarikan Aset Wisata untuk Masa Depan

16
×

Investasi Jangka Panjang: GWB Bintan Lestarikan Aset Wisata untuk Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Bintan, Ronny Kartika, menghadiri Gerakan Wisata Bersih (GWB) di kawasan wisata Gunung Bintan, Kamis, 2/10/2025. (Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), menggelar Gerakan Wisata Bersih (GWB) di kawasan wisata Gunung Bintan dan Balai Adat Melayu Bintan Bekapur pada Kamis, 2 Oktober 2025.

GWB melibatkan kolaborasi lintas sektoral, komunitas, dan relawan. Selain membersihkan area wisata air terjun Gunung Bintan dan Balai Adat, kegiatan ini juga mencakup pemugaran fasilitas. Beberapa perbaikan yang dilakukan antara lain pengecatan pagar jalur dan kolam air terjun, serta pemasangan atap dan pintu baru di toilet dan pendopo Balai Adat.

Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mengatakan komitmen Pemerintah Daerah terhadap keberlanjutan sektor pariwisata. Ia berharap GWB dapat mendorong pertumbuhan pariwisata lokal, khususnya di Gunung Bintan.

“Bintan memiliki banyak destinasi wisata, termasuk wisata religi, sejarah, dan budaya. Kita harus menjaga destinasi ini agar tetap nyaman dan menarik bagi pengunjung. Ini adalah warisan yang harus kita rawat dan wariskan kepada generasi mendatang,” kata Ronny saat membuka acara di Gerbang Air Terjun Gunung Bintan.

Lebih dari 300 orang dari berbagai instansi, termasuk OPD Provinsi dan Kabupaten, FKPD Bintan, dan sektor swasta, turut serta dalam GWB.

Menurut Sekda Ronny, Gerakan ini didasari oleh paradigma baru dalam pembangunan pariwisata, yaitu sustainable tourism dan regenerative tourism, yang menekankan pengelolaan pariwisata yang terintegrasi dengan pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Ia berharap GWB dapat meningkatkan kesadaran dan semangat dalam melestarikan keindahan alam dan warisan budaya Bintan. Dengan demikian, Gunung Bintan dan Balai Adat Melayu akan semakin dikenal dan diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.(*Alek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *