AnambasSosial dan Ekonomi

Koperasi Merah Putih di Perbatasan: Antara Harapan dan Keterbatasan 

17
×

Koperasi Merah Putih di Perbatasan: Antara Harapan dan Keterbatasan 

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa, Zainal Arifin dan Aparatur Desa Piasan, (Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM – Kabupaten Kepulauan Anambas, yang terletak di perbatasan Indonesia, kini tengah bersemangat dalam merealisasikan gagasan Koperasi Merah Putih yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Meskipun antusiasme warga desa tinggi, namun realisasi koperasi ini tidaklah mudah.

Desa Piasan di Kecamatan Palmatak menjadi salah satu contoh desa yang menghadapi tantangan dalam merealisasikan koperasi ini.

Kepala Desa Piasan, Zainal Arifin, mengungkapkan bahwa desa mereka telah membentuk kepengurusan koperasi dan memiliki semangat yang tinggi, namun terkendala oleh keterbatasan dana dan birokrasi perizinan yang rumit.

“Kami tak berani ajukan pinjaman ke bank. Takut tak bisa bayar. Kalau cuma Rp 100 juta mungkin bisa. Kami mau buka usaha sembako. Tapi kalau harus sampai miliaran, jelas kami tak sanggup,” ungkap Zainal.

Zainal Arifin meminta pemerintah pusat untuk memperhatikan desa-desa di perbatasan dan memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk merealisasikan gagasan Koperasi Merah Putih.

“Jangan cuma desa di kota yang diperhatikan. Kami yang di perbatasan, di ujung negeri ini, juga bagian dari Indonesia. Kami juga ingin bangkit, kami juga ingin sejahtera,” ujar Zainal penuh harap, Kamis, 24 Juli 2025.

Dengan dukungan pemerintah pusat, desa-desa di Anambas dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi bagian dari kemajuan ekonomi nasional. Gagasan besar butuh dukungan besar, dan desa Piasan berharap tidak dibiarkan berjuang sendiri.(*Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!