BengkalisInfotorialSosial dan Ekonomi

Rakor Pertanian Nasional: Bengkalis Tunjukkan Keseriusan dalam Mengembangkan Sektor Pertanian

436
×

Rakor Pertanian Nasional: Bengkalis Tunjukkan Keseriusan dalam Mengembangkan Sektor Pertanian

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra TH mengikuti Rakor Strategis Nasional terkait Program Luas Tambah Tanam (LTT), Komplek Gubernuran Riau, Selasa, 22/7/2025. (Foto: Diskominfo)

ANAMBASNEWS.COM, Bengkalis – Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra TH mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Strategis Nasional terkait Program Luas Tambah Tanam (LTT), Optimalisasi Lahan (OPLAH), dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang digelar di Ruang Rapat Pauh Janggi, Komplek Gubernuran Riau, Selasa (22/7/2025).

Rakor yang diinisiasi Kementerian Pertanian RI ini turut dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, didampingi Staf Khusus Mentan Prof. Dr. Ir. Sam Herodian, Direktur Pupuk Indonesia, dan jajaran tenaga ahli Kementan.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau Abdul Wahid menyambut baik dengan kehadiran Mentan di Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau, sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah pusat dalam mempercepat transformasi sektor pertanian di daerah.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa sektor pertanian harus menjadi ujung tombak dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah.

Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra menyampaikan bahwa Kabupaten Bengkalis siap mendukung program nasional, meskipun karakteristik lahan di wilayahnya lebih dominan berupa tadah hujan (nonrawa), sehingga tidak masuk dalam kategori LT OPLAH.

“Bengkalis tidak tinggal diam. Kita terus bergerak, meski tantangan lahan cukup berat. Tapi semangat petani dan sinergi antar perangkat daerah menjadi modal besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Ersan.

Pemkab Bengkalis telah mengajukan usulan lahan nonrawa seluas 1.354 Ha untuk pengembangan pertanian kepada Kementerian Pertanian dan surat permohonan pembangunan irigasi juga telah dikirimkan sejak 18 Desember 2024 lalu.(*,Suryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *