ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Program pelayanan kesehatan dari Yayasan doctorSHARE resmi dimulai di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan. Ratusan warga yang telah menjalani proses skrining sebelumnya kini mulai menerima penanganan dari para dokter spesialis yang tergabung dalam tim medis doctorSHARE.
Sejak pagi hari, pasien yang membutuhkan layanan dari dokter spesialis penyakit dalam dan dokter gigi tampak mulai berdatangan. Sementara itu, sebanyak 53 pasien yang dijadwalkan untuk menjalani tindakan pembedahan baik operasi mayor maupun minor langsung diarahkan menuju Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan II. Usai tindakan medis, para pasien akan mendapatkan perawatan lanjutan di Puskesmas Tambelan, dengan rawat inap minimal satu malam menggunakan fasilitas ambulans yang telah disiapkan.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, turut hadir meninjau langsung proses pelayanan yang berlangsung. Dalam keterangannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim doctorSHARE atas dedikasi dan kepedulian mereka dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat kepulauan.
“Tentunya apresiasi dan terima kasih untuk doctorSHARE, seluruh tim dokter maupun ABK yang terlibat. Atas nama Pemerintah Daerah, termasuk masyarakat Tambelan, kami bersyukur dan sangat menyambut baik kedatangan RS Apung dr. Lie Dharmawan II ke kampung kami,” ungkap Roby.
Setelah pelaksanaan pelayanan medis, program doctorSHARE akan berlanjut dengan misi edukasi dan pelatihan kesehatan yang dijadwalkan mulai 21 Juni 2025. Fokus kegiatan ini mencakup promosi kesehatan kepada masyarakat, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), pembidaian, serta edukasi seputar kesehatan dasar bagi anak-anak melalui Program Dokter Kecil (Dokcil).
Inovasi edukasi turut diperkenalkan melalui metode permainan interaktif seperti ular tangga, untuk menyampaikan pesan penting mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), stunting, serta panduan “Isi Piringku” sebagai bagian dari gizi seimbang. Selain itu, akan digelar kunjungan edukatif (field trip) ke kapal RSA bagi para ABK dan tenaga kesehatan, serta sesi studi kasus mendalam mengenai kehamilan yang akan dibimbing langsung oleh dokter spesialis kandungan.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan kesehatan yang berkelanjutan, guna menciptakan masyarakat Tambelan yang lebih sehat dan mandiri dalam menjaga kesejahteraan mereka.(Alek)













