ANAMBASNEWS.COM, Lingga – Polemik terkait trayek kapal MV Oceana 9 dan MV Lintas Kepri yang sempat memanas di media sosial kini mendapat perhatian serius dari Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Kepri. Isu ini menjadi sorotan utama masyarakat Lingga, terutama para pengguna jasa transportasi laut di wilayah tersebut.
Humas BUP Kepri, Aryandi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat serta organisasi kemasyarakatan guna menyerap langsung aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami juga mendengar aspirasi masyarakat, dan mereka sangat mendukung keberlangsungan kapal MV Lintas Kepri yang memang lebih dahulu hadir di trayek tersebut dari Pelabuhan Jagoh ke Pelabuhan Sungai Tenam Batam,” ujar Aryandi, Kamis, 24 April 2025.
Dalam diskusi tersebut, baik perwakilan organisasi masyarakat maupun warga Lingga secara tegas menyatakan dukungan mereka agar MV Lintas Kepri tetap melayani jalur trayek seperti semula.
“Alhamdulillah, masyarakat Lingga mendukung penuh keberlangsungan kapal MV Lintas Kepri yang telah lebih dulu beroperasi di trayek tersebut,” tambahnya.
Menindaklanjuti isu ini secara formal, BUP Kepri berencana menyurati Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga untuk memfasilitasi pertemuan dan mediasi antara semua pihak terkait. Langkah ini diambil untuk mencari solusi terbaik tanpa merugikan hak siapa pun.
“Tujuan kami jelas, ingin mencari jalan keluar terbaik yang adil dan tidak merugikan hak siapapun,” tegas Aryandi.
Ia juga menegaskan bahwa semua kebijakan yang diambil harus berpijak pada regulasi resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Aryandi berharap seluruh pihak dapat menghormati dan mematuhi aturan yang berlaku demi kepentingan bersama.
Isu tumpang tindih trayek antara dua operator kapal ini sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran akan munculnya persaingan tidak sehat serta potensi terganggunya pelayanan transportasi laut masyarakat di Kabupaten Lingga.(Suharman)













