BeritaLingga

Jadwal Bentrok Dua Kapal Utama Rute Sungai Tenam–Batam Kembali Picu Keluhan Warga Lingga

116
×

Jadwal Bentrok Dua Kapal Utama Rute Sungai Tenam–Batam Kembali Picu Keluhan Warga Lingga

Sebarkan artikel ini
Dua Kapal Utama Rute Sungai Tenam–Batam, Jumat, 25/4/2025. (Foto: Suharman/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Lingga – Polemik jadwal pelayaran dua kapal utama yang melayani rute Pelabuhan Sungai Tenam menuju Batam, yakni MV Lintas Kepri dan MV Oceana 09, kembali mencuat dan menimbulkan keluhan dari masyarakat Lingga.

Bentroknya jadwal keberangkatan kedua armada ini dianggap merugikan penumpang, terutama saat arus mudik Lebaran yang lalu dan berdampak hingga saat ini.

Masalah berawal ketika jadwal keberangkatan MV Oceana 09 bertepatan dengan jadwal MV Oceana Dragon 5. Namun, MV Oceana Dragon 5 tidak singgah di Pelabuhan Sungai Tenam dan langsung berlayar dari Jagoh ke Batam, sementara penumpang dari Sungai Tenam hanya dilayani oleh MV Oceana 09. Kondisi ini mempersempit pilihan masyarakat dalam menentukan transportasi laut mereka.

Sejumlah warga mengaku kecewa karena harus memilih salah satu kapal akibat jadwal keberangkatan yang hampir bersamaan.

“Kita sebagai penumpang seperti dipaksa memilih, padahal dua kapal ini sama-sama penting untuk masyarakat Lingga,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kekecewaan warga semakin memuncak karena Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga dinilai belum mampu memberikan solusi konkret terhadap persoalan ini.

Abdul Latif, seorang aktivis sosial kemanusiaan Lingga, menyayangkan kurangnya langkah koordinatif dari Dishub.

“Ini bukan pertama kalinya. Harusnya Dishub punya peran koordinatif agar dua kapal ini tidak bentrok jadwal. Kalau begini terus, masyarakat yang dirugikan. Peran MV Lintas Kepri sangat vital, terutama untuk pasien dan keluarga pasien yang dirujuk keluar daerah,” tegasnya.

MV Lintas Kepri memang kerap disebut-sebut sebagai kapal sosial karena perannya yang signifikan dalam mengangkut pasien rujukan dan keluarganya menuju Batam.

Pihak operator kapal dari kedua armada mengaku telah beberapa kali mengajukan usulan perubahan jadwal agar tidak saling bertabrakan. Namun hingga kini, belum ada keputusan tegas dari pihak berwenang terkait pengaturan ulang jadwal pelayaran tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga terkait langkah konkret yang akan diambil guna menyelesaikan polemik ini.(Suharman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!