Anambas

Gangguan Sinyal Telekomunikasi, Ini Penjelasan Diskominfo Anambas

122
×

Gangguan Sinyal Telekomunikasi, Ini Penjelasan Diskominfo Anambas

Sebarkan artikel ini
Kepala Diskominfo Kabupaten Anambas, Japrizal, Selasa, 8/4/2025. (Foto: Ak/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Warga Desa Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengeluhkan gangguan jaringan telekomunikasi yang telah terjadi selama dua pekan terakhir. Gangguan berupa sinyal hilang timbul ini menyulitkan warga untuk berkomunikasi maupun mengakses internet.

Arifin, salah satu warga, menyampaikan bahwa gangguan ini terjadi meski kondisi cuaca baik dan pasokan listrik normal. Ia bahkan terpaksa harus turun ke daerah Tarempa untuk mencari sinyal jika ada keperluan penting.

“Kondisi cuaca bagus, listrik menyala, tapi sinyal hilang timbul. Kalau ada kepentingan, terpaksa nyari sinyalnya ke bawah di Tarempa,” ujarnya, Selasa, 8 Maret 2025.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi tersebut mengganggu anaknya dalam menyelesaikan tugas sekolah yang memerlukan akses internet. Selain itu, saat listrik padam, sinyal jaringan pun langsung hilang.

“Seharusnya kalau listrik mati sinyal tidak hilang karena di tower pemancar ada baterai. Tapi ini malah mati juga. Belum ada perbaikan,” keluhnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dismominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas, Japrizal, menyatakan pihaknya sudah melaporkan masalah tersebut kepada provider jaringan, Telkomsel.

Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa kerusakan terjadi pada baterai tower pemancar yang menyebabkan gangguan distribusi sinyal.

“Kita akan follow up lagi ke provider agar segera dilakukan pergantian baterai. Biar kondisi ini tidak terus terjadi,” ujar Japrizal.

Ia menambahkan, gangguan jaringan tidak hanya terjadi di Tarempa Selatan, tetapi juga di beberapa wilayah lain seperti Tiangau, Letung, dan Nyamuk.

“Kemarin di Arung Hijau (Tiangau) juga begitu. Saya dapat laporan dari warga. Saya rasa akan kumpulkan data di mana saja yang kondisinya gangguan. Nanti kita minta provider untuk memperbaiki semuanya,” tutup Japrizal.

Masyarakat pun berharap agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti demi kelancaran komunikasi dan akses informasi di daerah mereka.(Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *