ANAMBASNEWS.COM – Pelabuhan Tarempa mulai dipadati oleh pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman pada Senin, 17 Maret 2025.
Mereka terlihat naik dan turun dari kapal Pelni, KM Bukit Raya, yang datang dari Kijang, Bintan. Kapal ini sesuai jadwal akan melanjutkan perjalanan ke Natuna, Pontianak, Surabaya, dan Jakarta.
Mayoritas pemudik memanfaatkan libur panjang anak sekolah untuk pulang kampung lebih awal. Salah satunya adalah Alfian, yang memilih pulang ke kampung halamannya di Sidoarjo setelah hampir lima tahun tidak berkunjung.
“Libur anak sekolah lama, kami manfaatkan untuk pulang kampung lebih awal agar tidak terjadi desak-desakan dengan penumpang lain,” ujar Alfian saat ditemui di pelabuhan.
Alfian mengaku bahwa selama ini dirinya belum bisa pulang karena terkendala biaya. Menurutnya, pulang kampung dengan membawa bekal yang terbatas kurang elok.
“Sekali berangkat mana cukup Rp10 juta, Bang. Kan mau berbagi juga untuk saudara, ponakan. Makanya jauh-jauh hari saya tabung, alhamdulillah tahun ini terkumpul,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pemasaran PT Pelni Anambas, Heri, mengatakan bahwa meskipun jumlah penumpang meningkat, kondisi ini belum terlalu signifikan dibandingkan dengan pertengahan Ramadan tahun lalu.
“Prediksi kami lonjakan arus mudik baru akan terjadi pada trip selanjutnya tanggal 25 Maret 2025. Saat itu, rute dari Kijang ke Anambas dan lanjut ke pulau kemungkinan akan lebih ramai,” jelasnya.
Dengan perkiraan peningkatan jumlah pemudik dalam waktu dekat, pihak terkait diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan penumpang agar perjalanan tetap lancar dan nyaman.(Ak)













