ANAMBASNEWS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap pedagang takjil di kawasan Pasar Tarempa pada Sabtu, 8 Maret 2025.
Sidak ini dilakukan untuk mengambil sampel makanan dan minuman guna memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan.
Ketua Tim Uji Sampel Dinkes Anambas, Sofiani Srilagogo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil 24 sampel dari berbagai jenis takjil, termasuk minuman, makanan, dan jajanan khas daerah.
“Tadi kita mengambil sampel sebanyak 24 bungkus terdiri dari berbagai macam minuman, makanan, dan jajanan daerah,” ujarnya.
Dalam sidak tersebut, petugas juga menemukan sejumlah pedagang yang kurang menjaga kebersihan dalam menjual takjil. Beberapa di antaranya menggunakan botol bekas untuk mengemas air tahu, tidak menutup dagangan mereka, dan tidak memakai sarung tangan saat melayani pembeli.
“Banyak sekali tadi seperti air tahu dikemas pakai botol bekas, barang dagangan tak dipakai penutup, dan penjual tidak pakai sarung tangan. Langsung kita tegur,” tutur Sofiani.
Meski demikian, hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa tidak ditemukan kandungan zat berbahaya seperti boraks, formalin, atau asam fetamin dalam sampel takjil yang diuji.
Sofiani pun mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih makanan demi menjaga kesehatan selama bulan Ramadan.
“Dengan kegiatan ini, kita menghimbau kepada warga untuk lebih teliti dalam membeli agar kesehatan terjamin,” pungkasnya.
Sidak ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pedagang akan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan pangan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menikmati takjil selama bulan puasa.(Burhan)













