ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Polres Bintan bergerak cepat membersihkan tumpahan oli di sepanjang Jalan Nusantara pada Sabtu, 8 Maret 2025.
Tumpahan oli yang terjadi sebelumnya berpotensi membahayakan pengendara, terutama sepeda motor, karena kondisi jalan menjadi licin. Bahkan, hampir terjadi kecelakaan di sekitar wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akibat situasi ini.
Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, S.Sos, melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Nurwendi, S.Sos, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, tumpahan oli tersebut membentang sepanjang sekitar dua kilometer, mulai dari depan Kantor MDM hingga persimpangan Tirta Madu.
Dalam pantauan di lapangan, turut hadir Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Lengkuas, Bripka Wahyudi Pratomo, mantan anggota DPRD Bintan Hasriawady, S.IP, serta personel Polsek Bintim. Proses pembersihan dilakukan menggunakan sabun cuci dan air bercampur deterjen untuk menghilangkan sisa oli dari aspal.
Lelo Polisa Lubis, seorang aktivis sosial dan lingkungan (ASL) Bintan, mengapresiasi langkah cepat tim gabungan dalam menangani insiden ini. “Luar biasa kepedulian tim Damkar, Kepolisian, dan BPBD atas respons cepat terhadap tumpahan oli di jalan umum,” ujarnya.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti dari mana asal tiga bungkus deterjen berukuran 1,5 kg yang digunakan dalam proses pembersihan. Wartawan masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan atau sumber deterjen yang biasa digunakan dalam penanganan insiden serupa, seperti tumpahan minyak atau solar.(Alek)













