AnambasSosial dan Ekonomi

Harga Sembako di Anambas Turun Jelang Ramadan, Pedagang dan Warga Bernafas Lega

39
×

Harga Sembako di Anambas Turun Jelang Ramadan, Pedagang dan Warga Bernafas Lega

Sebarkan artikel ini
Masyarakat saat membeli sayur di Pasar Tarempa, Kamis 27/2/2025. (Bur/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah komoditas pangan di Tarempa, Kepulauan Anambas, mengalami penurunan.

Meskipun tidak signifikan, penurunan ini tetap meringankan beban masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang ingin menyetok kebutuhan dapur untuk sahur dan berbuka puasa.

Seorang pedagang di kawasan Sungai Sugi, Ariyanti, menyebutkan bahwa penurunan harga terjadi seiring dengan normalnya arus pengiriman barang setelah sebelumnya terkendala cuaca buruk.

“Alhamdulillah kapal lancar, jadi barang ada dan harga turun juga,” ujar Ariyanti saat ditemui di kiosnya, Kamis, 27 Februari 2025.

Menurutnya, harga cabai rawit kini turun menjadi Rp 90 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 120 ribu. Sementara itu, cabai merah yang sebelumnya Rp 100 ribu per kilogram kini dijual dengan harga Rp 90 ribu.

Ariyanti menjelaskan bahwa cabai merupakan bahan dapur yang mudah busuk, sehingga dirinya tidak berani menyetok dalam jumlah besar.

“Makanya kalau cuaca buruk bisa putus cabe. Stoknya nggak banyak, intinya untuk harga kita ikut Batam. Kalau cuaca buruk dan hujan terus, naiklah harganya,” ungkapnya.

Selain cabai, harga bawang juga mengalami penurunan. Bawang putih yang sebelumnya dijual Rp 55 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp 40 ribu, sedangkan bawang merah dari Rp 45 ribu kini hanya Rp 30 ribu per kilogram.

Namun, harga sayur-mayur masih stabil. Ariyanti menyebutkan harga bayam dan kangkung tetap berada di kisaran Rp 25 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Anambas, Masykur, memastikan bahwa stok kebutuhan pokok selama Ramadan akan tetap stabil.

“Kalau melihat perkiraan cuaca, InsyaAllah baik cuaca kita. Karena cuaca bersahabat, moda transportasi laut sebagai sarana pengiriman barang akan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Anambas, Iptu Alfajri, mengingatkan para pedagang dan distributor untuk tidak menimbun bahan pokok.

“Kami telah membentuk Satgas Pangan untuk mengawasi pergerakan harga dan distribusi bahan pokok di Anambas. Jika ada pihak yang mencoba memainkan harga atau menimbun sembako, kami tidak akan segan untuk menindak tegas,” tegasnya.

Dengan harga yang mulai turun dan jaminan distribusi yang lancar, masyarakat Anambas diharapkan dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok.(Bur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!