ANAMBASNEWS.COM – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas akan menganggarkan Rp18 miliar untuk memulai program makan bergizi gratis pada tahun 2025.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi siswa, meski pada tahap awal hanya mencakup 40 persen dari total 9.277 siswa.
Kepala Disdikpora Anambas, Tony Karnain, menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program ini.
“Tahap awal kita anggarkan Rp 18 miliar untuk 40 persen siswa, yaitu 3.607 siswa,” ujarnya pada Senin, 18 November 2024.
Menurut data Disdikpora, jumlah siswa di bawah naungan mereka terdiri dari 2.010 siswa PAUD/TK, 5.004 siswa SD, dan 2.627 siswa SMP. Untuk mencakup seluruh siswa, diperlukan anggaran hingga Rp 56 miliar per tahun, mengingat estimasi biaya per porsi makan adalah Rp 15 ribu.
“Kami menargetkan pada tahun 2027 seluruh siswa sudah bisa menikmati program ini, asalkan keuangan daerah telah membaik,” kata Tony.
Disdikpora telah menyiapkan dua opsi biaya per porsi makanan, yaitu Rp15 ribu atau Rp22 ribu. Tony menyebutkan, harga Rp22 ribu dinilai lebih realistis karena tingginya biaya kebutuhan pokok di Anambas dibandingkan dengan Pulau Jawa.
Menu makanan yang disiapkan juga akan menyesuaikan rekomendasi ahli gizi, dengan susu sebagai komponen wajib. “Kita akan pastikan menunya sesuai saran ahli gizi, dan susu adalah salah satu yang harus diberikan,” tegas Tony.
Namun, karena kondisi keuangan daerah yang saat ini sedang defisit, pemberian makanan bergizi tidak akan dilakukan setiap hari, melainkan pada hari-hari tertentu.
“Belum bisa saya sampaikan mereka dapat hari apa saja. Yang penting bukan setiap hari. Kita masih menunggu juknis, mungkin akan diumumkan pertengahan Desember nanti,” jelasnya.
Program makan bergizi ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan utama menekan angka stunting di kalangan pelajar. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi penerus di wilayah Anambas dan Indonesia secara umum.(Burhan)













