AnambasSosial dan Ekonomi

Legislator Demokrat Minta Pihak Bank Bangun Mesin ATM di Jemaja Timur

231
×

Legislator Demokrat Minta Pihak Bank Bangun Mesin ATM di Jemaja Timur

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Anambas, Ellisya, Kamis, 10/10/2024. (Foto: dok. Ellisya)

ANAMBASNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dari Dapil III, Ellisya, meminta pihak perbankan, baik dari swasta maupun BUMN, agar membangun mesin Automated Teller Machine (ATM) di Kecamatan Jemaja Timur. Ia menyoroti kesulitan yang dialami masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan.

“Saya prihatin melihat masyarakat harus menempuh jarak 17 kilometer untuk mencapai bank atau mesin ATM terdekat hanya untuk mengambil uang,” ungkap Ellisya saat dihubungi oleh Anambasnews.com pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Ellisya, yang akrab disapa Kak Ica, menjelaskan bahwa keluhan ini sudah sering disampaikan oleh warga Jemaja Timur. Banyak dari mereka, terutama yang memiliki anak yang sedang kuliah di luar kota, harus mengirim uang setiap bulan atau sesuai kebutuhan anak mereka.

“Untuk para ASN, PTT, maupun perangkat desa juga harus ke Letung terlebih dahulu untuk mengambil uang guna memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Dengan penduduk hampir mencapai 3.000 jiwa yang tersebar di empat desa di Jemaja Timur, Ellisya menekankan bahwa keberadaan ATM sangat diperlukan.

Selain itu, Jemaja Timur juga memiliki pelabuhan, yang sering disinggahi kapal, sehingga keberadaan ATM akan sangat bermanfaat bagi masyarakat lokal maupun pengunjung.

“Jika kita lihat di kota-kota besar, setiap supermarket atau perumahan pasti memiliki mesin ATM,” ujar Ellisya, selaku Legislator dari Partai Demokrat memberikan perbandingan.

Sebagai anggota Komisi II DPRD Kabupaten Anambas, Ellisya menyampaikan bahwa pihaknya pernah berkonsultasi dengan Kantor Pusat Bank Riau di Pekanbaru untuk membahas penambahan mesin ATM di wilayah Pulau Jemaja.

Ia berharap, agar bank-bank dapat mempertimbangkan pembukaan cabang atau pemasangan mesin ATM di Jemaja Timur, mengingat tingginya jumlah penduduk dan kebutuhan transaksi keuangan di wilayah tersebut.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!