oleh

Kabupaten Rokan Hilir Meraih Juara III dalam MTQ ke XLI Provinsi Riau

-Berita-77 views

ANAMBASNEWS.COM, Rohil – Kabupaten Rokan Hilir berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menempati posisi juara III dalam Musabaqoh Tilawatil Quran ( MTQ ) ke XLI tingkat Provinsi Riau, Sabtu 18 November 2023.

Acara penutupan yang digelar di pinggiran Danau Raja, Rengat, Inhu, pada Sabtu Malam, menjadi saksi pengumuman resmi hari dewan hakim.

Bengkalis tampil sebagai jawara utama dengan perolehan nilai tertinggi, yaitu 82, disusul oleh Pekanbaru dengan nilai 64 sebagai juara kedua.

“Dengan demikian, yang menjadi juara umum tahun ini adalah Bengkalis,” ungkap Mawardi M Saleh, seorang anggota dan hakim, di hadapan tamu undangan dan ribuan masyarakat yang memadati pinggiran dan tribun Danau Raja.

Plt Gubernur Riau, melalui Asisten I, menyampaikan apresiasi tinggi terbadap pelaksanaan MTQ. Beliau menekankan bahwa bahkan ini bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperbaiki akhlak generasi muda Qurani.

Asisten I Pemprov juga mengakui bahwa penyelenggaraan MTQ di Inhu telah mencapai standar nasional, dan berharap Inhu dapat menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional di masa mendatang.

Bupati Indragiri Hulu, Rezita Meylani, menyoroti pemilihan lokasi MTQ di pinggiran Danau Raja. Keputusan ini melakukan apa yang Anda inginkan dan lakukan untuk menjadi di mana Anda dapat melihat.

Rezita menyatakan bahwa selama perhelatan MTQ, lokasi Danau Raja tidak pernah sepi, menciptakan tingginya perkutan ekonomi di kota Rengat.

Pelaksanaan MTQ berlangsung selama 8 hari, melibatkan 762 peserta dari seluruh Provinsi Riau. Rokan Hilir sendiri berkontribusi dengan 65 peserta yang berhasil menembus babak final dan semi final dalam berbagai cabang, menunjukkan dedikasi dan kualitas pesertanya.

Kafilah Rokan Hilir berhasil mencapai prestasi gemilang di berbagai cabang seperti Al Barzanji, TQ anak-anak, Syarhil, Qiraat M Dewasa, Khat Dekorasi, Khat Naskah, Hadis 500 KTIQ ( SF ), Hifzhil 1 juz, Canet, Tafsir Bahasa Arab, Tafsir Bahasa Indonesia, dan TQ Dewasa.

Semua pencapaian ini menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sebuah ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wahana untuk memperkuat akidah dan karakter generasi muda, sekaligus membromosikan keindahan dan potensi lokal.(*Sarwanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed